Kamis, 18 Oktober 2018

Perulangan/looping

Perulangan/Statement For.
Perulangan dengan statement For digunakan untuk mengulang statement atau suatu blok statement berulang kali. Dengan kata lain, pernyataan ini digunakan bila Anda sudah tahu berapa kali Anda akan mengulang satu atau beberapa pernyataan.
  
1. Perulangan For, yang sifatnya menaik(increment)
Bentuk umum dari perulangan For adalah sebagai berikut:
for (variable= nilai_awal; kondisi; variable++)
{
     Statement/pernyataan yang akan diulang;
}
Pada bentuk FOR diatas:
  • Nilai awal dari variable yang kita definisikan haruslah lebih kecil dari nilai akhir yang dituliskan pada kondisi(ekspresi). Kalau nilai_akhir lebih kecil daripada nilai_awal, maka bagain pernyataan tidak dijalankan sama sekali.
  • Kondisi adalah untuk menyatakan keluar dari proses looping.
  • Variable++ adalah pengatur kenaikan atau penurunan nilai variable pengendali looping.
Supaya lebih jelas penggunaan statement FOR, perhatikan beberapa contoh kasus berikut:
Contoh kasus 1 :
Misalakan Anda diminta untuk membuat algoritma dan program menampilkan angka/bilangan 1 sampai 10 dengan penambahan 1.
Penyelesaian:
Algoritma dari masalah tersebut adalah:
1.      Tentukan nilai awal, batas akhir dan pertambahan nilai
2.      Cetak bilangan
3.      Ulangi langkah 1 sampai batas akhir

Penjelasan:
Pada baris pertama, Anda menentukan nilai awal bilangan, karena masalah diatas anka yang akan ditampilkan mulai dari 1. Bilangan tersebut disimpan dalam variable n. Kemudian batas bilangan ditentukan angka 10 dan prosses pertambahannya adalah 1. Proses pertambahan sebanyak 1 pada C++ bisa ditulis n++. Setelah semua dilakukan, maka proses akan berlanjut ke baris kedua dan ketiga yaitu mencetak bilangan itu sampai batas akhir dari bilangan dan sampai semua syarat yang diminta dipenuhi.

Sedangkan implementasi dari algoritma diatas dalam program adalah sebagai berikut:
Untuk menyelesaikan contoh kasus diatas, akan menggunakan 2 macam cara yaitu: dengan menggunakan statement perulangan for dan  tanpa menggunakan statement perulangan. (Tujuannya agar Anda dapat mengetahui efisiensi dan perbedaan dari penggunaan statement for)

Cara 1: tanpa menggunakan statement FOR
//Program Ulang01
#include
main()
{
       cout<<”1”<
       cout<<”2”<
       cout<<”3”<
       cout<<”4”<
      cout<<”5”<
      cout<<”6”<
      cout<<”7”<
      cout<<”8”<
      cout<<”9”<
      cout<<”10”<
return 0;
}

Jika program dijalankan, maka hasilnya :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Press any key to continue

Cara 2: menggunakan statement FOR
//Program Ulang01
#include
main()
{
                int n;
                for(n=1;n<=10;n++)
                                cout<
              return 0;
}
Jika program dijalankan, maka hasilnya :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Press any key to continue
Bila Anda perhatikan dari kedua cara diatas dapat Anda lihat bahwa kode program yang dihasilkan untuk menampilkan angka/bilangan 1 sampai dengan 10 akan lebih singkat jika menggunakan statement FOR

Contoh kasus 2:
Buatlah program yang menampilkan tulisan “ Bahasa C++” sebanyak 5 kali.
Penyelesaian :
//Program Ulang02
#include
main()
{
                int n;
                for(n=1;n<=5;n++)
                cout<
                return 0;
}
Jika program dijalankan, maka hasilnya :
1 Bahasa C++
2 Bahasa C++
3 Bahasa C++
4 Bahasa C++
5 Bahasa C++
Press any key to continue
Penjelasan : Berarti statement Bahasa C++ akan diulang sebanyak 5 kali yaitu dengan menghitung nilai n dari n ke 1 sampai nilai n terakhir yaitu i ke 5.
  
Contoh Kasus 3:
Buatlah program yang membaca sebuah angka positif (integer) yang diinputkan lebih dari 1, dan menuliskan deret angka 1 sampai dengan angka yang diinputkan tersebut !
Penyelesaian :
//Program ulang03
#include
main()
{
                int c,n;
                cout<<"Mau diulang berapa kali?";
                cin>>n;
                for(c=1;c<=n;c++)
                                cout<
                                cout<
                return 0;
}
Jika program dijalankan, maka hasilnya :

Mau diulang berapa kali? 7
1   2   3   4   5   6   7
Press any key to continue

Jika program dijalankan dengan inputan yang berbeda, maka hasilnya:

Mau diulang berapa kali? 4
1   2   3   4  
Press any key to continue


# Contoh dengan menggunakan blok statement:
Cara penulisannya dengan pada awal blok diawali dengan tanda { dan pada akhir blok diakhiri dengan };
//Program Ulang00
#include
main()
{
                int c;

                for(c=1;c<=5;c++)
                {
                                cout<<"Aku Belajar"<
                                cout<<"Bahasa C++"<
                }
                return 0;
}
Jika program dijalankan, maka hasilnya:

Aku Belajar
Bahasa C++
Aku Belajar
Bahasa C++
Aku Belajar
Bahasa C++
Aku Belajar
Bahasa C++
Aku Belajar
Bahasa C++
Press any key to continue

2. Perulangan For yang sifatnya menurun(decrement)
Perulangan For yang sifatnya menurun adalah perulangan dengan menghitung (counter) dari besar ke kecil. Bentuk Umum dari perulangan For yang sifatnya menurun(decrement)
for (variable = nilai_awal; kondisi; variable--)
{
                Statement/pernyataan yang akan diulang;
}
contoh :
Buatlah program untuk menampilkan bilangan 10 sampai dengan 1
Jawab:
//Program Ulang00
#include
main()
{
                int c;
                for(c=10;c>=1;c--)
                     cout<
                return 0;
}
Hasil :
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
Press any key to continue

3. Perulangan For tersarang
Perulangan For tersarang adalah perulangan For yang berada pada perulangan yang lainnya. Perulangan yang lebih dalam akan diproses terlebih dahulu sampai habis, kemudian perulangan yang lebih luar baru akan bertambah, mengerjakan perulangan yang lebih dalam lagi mulai dari nilai awalnya dan seterusnya.
Contoh :
//Program Ulang
#include
int main()
{
               
                for(int j=1; j<=5; j++)
                      {
                                for (int k=1; k<=j; k++)
                                {
                                          cout<
                                  }
                                cout<
                         }
                return 0;
}

Hasil :
1
2  4
3  6  9
4  8  12  16
5  10  15  20  25
Press any key to continue




# Perulangan while
1. Perulangan While
Statement while digunakan untuk melakukan proses perulangan statement atau blok statement terus-menerus selama kondisi ungkapan logika pada While masih bernilai logika benar.
Bentuk pernyataan WHILE :
while (kondisi)
{
      Statement/pernyataan yang akan diulang;
}

Contoh Kasus :
Misalkan Anda diminta untuk membuat algoritma dan program untuk menampilkan angka 10 sampai dengan 1.

Penyelesaian:
Algoritma dari masalah tersebut adalah:
  1. tentukan nilai awal
  2. lakukan proses pengulangan selama i>0
  3. cetak bilangan
  4. ulangi langkah 2 sampai batas akhir
Penjelasan:
Pada baris pertama, Anda tentukan nilai awal bilangan, karena masalah diatas angka yang ditampilkan mulai angka 10. Bilangan tersebut disimpan dalam variable i. Proses pengurangan sebanyak 1 dalam C++ bisa ditulis i--. Pada baris kedua akan dilakukan proses pengulangan dimana bilangan yang akan dicetak melebihi 0, misalkan bilangan tersebut sama dengan 0 maka proses pengulangan akan terhenti. Setelah semua dilakukan, maka proses akan berlanjut ke baris ketiga dan keempat yaitu mencetak bilangan itu sampai batas dari pengulangan.

Sedangkan implementasi dari algoritma diatas dalam program adalah sebagai berikut:
//Program Ulang
#include
int main()
{
               
                int i;
                i=10;
                while(i>0)
                {
                                cout<
                                i--;
                }
                return 0;
}
Hasilnya:

10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
Press any key to continue


Contoh yang lain:   
//Program Ulang
#include
int main()
{
               
                int c;
                c=0;
                while(c<5 o:p="">
                {
                                cout<
                                c++;
                }
                return 0;
}
Hasilnya :
 0Bahasa C++
 1Bahasa C++
 2Bahasa C++
 3Bahasa C++
 4Bahasa C++


Perulangan WHILE juga dapat bersifat menurun(decrement). Contohnya sebagai berikut:
#include
int main()
{
                int c;
                c=4;
                while(c>=1)
                {
                     cout<
                     c--;
                }
                return 0;
}
Hasilnya:

4Bahasa C++
 3Bahasa C++
 2Bahasa C++
 1Bahasa C++



Contoh Lain:
#include
int main()
{
               
                double nilai=0.0;
                double jumlah=0.0;
                int i=0;
                char lagi='y';
                while((lagi=='y') || (lagi=='Y'))
                {
                    cout<<"Masukkan ssembarang nilai=";
                   cin>> nilai;
                   ++i;
                   jumlah+=nilai;
                   cout<<"ingin memasukkan nilai yang lain lagi?";
                   cin>>lagi;
                }
     cout<<"Anda telah"<
     cout<<"dengan nilai rata-rata="<

    return 0;
}
Hasilnya:
Masukkan ssembarang nilai=4
ingin memasukkan nilai yang lain lagi?y
Masukkan ssembarang nilai=3
ingin memasukkan nilai yang lain lagi?t
Anda telah2kali memasukkan nilai
dengan nilai rata-rata=3.5
Press any key to continue






2. Perulangan while  tersarang
Perulangan while tersarang (nested while)merupakan perulangan while  yang satu di dalam perulangan while  yang lainnya.
Contoh :
//Program Ulang00
#include
int main()
{
               
                int c=5;
                int k;
                while(c>=1)
                {
                                k=1;
                                while(k<=c)
                {
                                cout<
                                k++;
                }
                                cout<
                                c--;
                }

                return 0;
}
Hasilnya:
5   10   15   20   25
4   8   12   16
3   6   9
2   4
1
Press any key to continue




# Perulangan do..while

1. Perulangan Do While
Do..while digunakan untuk mengulang statement-statement atau blok statement sampai kondisi yang diseleksi pada while tidak terpenuhi.

Sintak dari statement ini adalah :

do
{
     Statement yang akan diulang;
}
while(kondisi);

Contoh Kasus :
Misalkan Anda diminta untuk membuat algoritma dan program untuk menampilkan tulisan Bahasa C++ sebanyak 5 kali dengan penambahan sebanyak 1.

Penyelesaian:
Algoritma dari masalah diatas adalah:
  1. tentukan nilai awal perhitungan=0
  2. lakukan pengulangan
  3. nilai perhitungan bertambah 1
  4. ulangi langkah 3 sampai nilai perhitungan kurang dari 5
Penjelasan:
Pada baris pertama, Anda tentukan nilai awal perhitungan, perhitungan akan dimulai dari 0. Perhitungan tersebut akan disimpan pada variable c. kemudian pada baris kedua dan ketiga dilakukan pengulangan dan mencetak tulisan “Bahasa C++”. Selama proses pencetakan tulisan, pada baris keempat nilai perhitungan atau c akan bertambah 1 dan pengulangan akan dilakukan terus menerus sampai nilai c < 5. Apabila c > 5, maka proses pencetakan akan berhenti.

Sedangkan implementasi dari algoritma diatas dalam program adalah sebagai berikut:  

#include
int main()
{
               
                int c=0;
                do
              {
                       cout<<"Bahasa C++"<
                       c++;
                }while(c<5 o:p="">

                return 0;
}
hasilnya :
Bahasa C++
Bahasa C++
Bahasa C++
Bahasa C++
Bahasa C++
Press any key to continue



2. Perulangan do..while bersarang

#include
int main()
{
           
            int j=5;
            int k;
            do
            {
                        k=1;
                        do
                        {
                                    cout<
                                    k++;
                        }
                        while (k<=j);
                        cout<
                        j--;
            }while (j>=1);

            return 0;
}
Hasilnya:
5   10   15   20   25
4   8   12   16
3   6   9
2   4
1
Press any key to continue



Lalu kapan kita menggunakan jenis perulangan for, while dan do while?

Singkatnya, 
for digunakan untuk perulangan yang jumlah perulangannya sudah pasti. For ini perulangan yang dilakukan terus hingga jumlah iterasi sesuai dengan batas maksimal. 
while digunakan untuk perulangan yang jumlah iterasinya tidak diketahui karena mengandalkan pada kondisi true. Perulangan ini dilakukan terus hingga berapapun dan berhenti pada kondisi true (memenuhi syarat).
do.. while hampir sama dengan while, namun do while dilaksanakan minimal sekali karena kondisi perulangan ada pada akhir statement. sedangkan perulangan while mungkin saja tidak dilakukan sama sekali mengingat kondisi ada pada awal statement.

Sumber : materi smk telkom added by trisna

Game river iq

Chapter 1 river iq




















                            Chapter 3












Chapter 4












Selasa, 16 Oktober 2018

Penjelasan tentang QUEUE & STACK



QUEUE adalah sebuah list linear dalam struktur data yang digunakan untuk menyimpan dan mengambil data dengan menggunakan konsep FIFO (First In First Out). Dimana data yang ingin disimpan selalu diletakkan setelah elemen terakhir dan data yang akan diambil selalu data yang pertama kali disimpan. Data yang masuk pertama kali diberi penunjuk berupa head dan data yang terakhir kali masuk deberi penunjuk tail.
Operasi dasar pada queue :
a. Cek Queue kosong(Isempty)
Fungsi yang melakukan pengecekan apakah queue dalam kondisi kosong.
public int isempty()

if(posisi==0)

System.out.println("Data Kosong");

return -1;  

b. Push
Push dalam queue berfungsi untuk menambahkan data pada elemen queue. Data yang di-push diberi penunjuk tail karena masuk terakhir kali.
public void push(int data)

if(posisi<MAX_QUEUE)

isiqueue[++posisi] = data;

tail = isiqueue[posisi];

c. Pop
Pop dalam queue berfungsi untuk mengambil data pada elemen yang pertama kali masuk dalam antrian (head).
public void pop()

int y=0;

if(posisi != 0)

y = isiqueue[(posisi)-(--posisi)];

for(int i=1;i<=posisi;i++)

isiqueue[i]=isiqueue[i+1];

head = isiqueue[1];

tail = isiqueue[posisi];



Jumat, 27 Januari 2012

Stack pada Struktur Data

Pengertian Stack pada Struktur Data adalah sebagai tumpukan dari benda, sekumpulan data yang seolah-olah diletakkan di atas data yang lain, koleksi dari objek-objek homogen, atau Suatu urutan elemen yang elemennya dapat diambil dan ditambah hanya pada posisi akhir (top) saja. Stack pada Struktur Data dapat diilustrasikan dengan dua buah kotak yang ditumpuk, kotak yang satu akan ditumpuk diatas kotak yang lainnya. Jika kemudian stack 2 kotak tadi, ditambah kotak ketiga, keempat, kelima, dan seterusnya, maka akan diperoleh sebuah stack kotak yang terdiri dari N kotak. 
Stack pada Struktur Data
Stack bersifat LIFO (Last In First Out) artinya Benda yang terakhir masuk ke dalam stack akan menjadi yang pertama keluar dari stack 
Operasi-operasi yang biasanya tredapat pada Stack yaitu:
1. Push : digunakan untuk menambah item pada stack pada tumpukan paling atas
2. Pop : digunakan untuk mengambil item pada stack pada tumpukan paling atas
3. Clear : digunakan untuk mengosongkan stack
4. IsEmpty : fungsi yang digunakan untuk mengecek apakah stack sudah kosong
5. IsFull : fungsi yang digunakan untuk mengecek apakah stack sudah penuh
Cara mendefenisikan Stack dengan Array of Struct yaitu:
1. Definisikan Stack dengan menggunakan struct
2. Definisikan konstanta MAX_STACK untuk menyimpan maksimum isi stack
3. Buatlah variabel array data sebagai implementasi stack
4. Deklarasikan operasi-operasi/function di atas dan buat implemetasinya.
contoh :
//Deklarasi MAX_STACK
                #define MAX_STACK 10   
            
//Deklarasi STACK dengan struct dan array data
                typedef struct STACK{
                                int top;
                                char data[10][10];                                                           
                }; 
//Deklarasi/buat variabel dari struct
                STACK tumpuk;
Inisialisasi Stack
Pada mulanya isi top dengan -1, karena array dalam C dimulai dari 0, yang berarti stack adalah kosong.
Top adalah suatu variabel penanda dalam STACK yang menunjukkan elemen teratas Stacksekarang.  Top Of Stack akan selalu bergerak hingga mencapai MAX of STACK sehingga menyebabkan stack penuh.
Stack pada Struktur Data
Ilustrasi Stack pada saat inisialisasi
IsFull berfungsi untuk memeriksa apakah stack sudah penuh atau tidak. Dengan cara, memeriksa top of stack, jika sudah sama dengan MAX_STACK-1 maka full, jika belum (masih lebih kecil dari MAX_STACK-1)  maka belum full.
Stack Struktur Data
Ilustrasi Stack pada kondisi Full
IsEmpty berfungsi untuk memeriksa apakah stack masih kosong atau tidak. Dengan cara memeriksa top of stack, jika masih -1 maka berarti stack masih kosong.
Stack Struktur Data
Push berfungsi untuk memasukkan elemen ke stack, selalu menjadi elemen teratas stack (yang ditunjuk oleh TOS).
Tambah satu (increment)  nilai top of stack lebih dahulu setiap kali ada penambahan elemen stack.
Asalkan stack masih belum penuh, isikan data baru ke stack berdasarkan indeks top of stack setelah diincrement sebelumnya.
Stack Struktur Data
Pop berfungsi untuk mengambil elemen teratas (data yang ditunjuk oleh TOS) dari stack.
Ambil dahulu nilai elemen teratas stack dengan mengakses top of stack, tampilkan nilai yang akan dipop, baru dilakukan decrement nilai top of stack sehingga jumlah elemen stack berkurang.
Stack Struktur data
 
Printberfungsi untuk menampilkan semua elemen-elemen stack dengan cara looping semua nilai array secara terbalik, karena kita harus mengakses dari indeks array tertinggi terlebih dahulu baru ke indeks yang kecil.
Stack Struktur Data
 
Stack pada Struktur Data
 
Operasi Push
void Push (NOD **T, char item)
                {
                                NOD *n;
                                n=NodBaru (item);
                                n->next=*T;
                                *T=n;
                }
Operasi Pop
char Pop (NOD **T)
                {
                                NOD *n; char item;
                                if (!StackKosong(*T)) {
                                                P=*T;
                                                *T=(*T)->next;
                                                item=P->data;
                                                free(P);
                                }
                                return item;
                }
 
create berfungsi untuk membuat sebuah stack baru yang masih kosong.
spesifikasi:
tujuan : mendefinisikan stack yang kosong
input : stack
syarat awal : tidak ada
output stack : - (kosong)
syarat akhir : stack dalam keadaan kosong

Minggu, 07 Oktober 2018

Tutorial pemogram dasar menggunakan Neatbeans

Dalam kesempatan kali ini saya akan menjelaskan sedikit tutorial pemrograman Java menggunakan neatbeans, sebelum itu mari kita simak pengertian Java.


A). Pengertian Java

Java merupakan bahasa pemrograman yang berorientasi  OOP (Object Oriented Programming), yaitu suatu metode pemrograman berorientasi pada objek, tujuannya untuk mempermudah pengembangan progam dengan mengikuti model yang sudah ada pada kehidupan sehari-hari. Saya ambil contoh sebuah Motor, motor adalah sebuah Object yang terbentuk dari beberapa objek-objek yang lebih kecil lagi seperti mesin , roda, stang dll semuanya saling terhubung dan berinteraksi dan berkomunikasi satu sama lainnya begitu juga dengan program sebuah objek yang besar terbentuk dari objek-objek yang kecil dan objek-objek itu saling beriteraksi dan mengirimkan pesan dengan objek-objek lainnya.

B). Kelebihan Java
Mudah dipahami
Kelebihan bahasa java adalah bisa digunakan hampir di semua platfrom, dan juga dikarenakan pengguna java sangatlah banyak jadi sangat mudah jika suatu waktu menemui kendala dalam membuat aplikasi java untuk memecahkannya dengan berdiskusi di forum-forum java atau mencari di internet.
Merupakan bahasa OOP
Satu kelebihan java begitu populer karena mempunyai konsep OOP, sehingga sangat memudahkan bagi pengguna bahasa java untuk mengembangkan aplikanya.

C). Kekurangan Java
Aplikasi  java yang masih rentan di Compile (Melihat source code) dan mudah dibajak.
Sedikit lemot alias leles jika dijalakan di laptop/pc spek rendah.
D). Konsep OOP

Konsep di OOP memiliki beberapa konsep salah satunya :

Class merupakan suatu blueprint atau cetakan untuk menciptakan suatu instant dari object. Class juga merupakan grup suatu object dengan kemiripan atribut, behavior dan relasi ke object lain. contoh : class pohon, class buah, class motor dll.
Object adalah instance dari class secara umum mereprentasikan (template) sebuah object, sebuah instance representasi nyata dari class itu sendiri. contoh : dari class buah kita dapat membuat object Jeruk, Apel, Pisang dll.
Attributes merupakan nilai data yang terdapat pada suatu object yang berasal dari class. attribute merepresentasikan karateristik dari suatu object. contoh : pada class buah terdapat attribut warna, dan rasa, pada object apel : warna berisi merah dan rasa manis.
Method di dalam java method disebut juga behavior, method digunakan untuk merubah nilai attribut objek, juga untuk menerima atau mengirim informasi dari/ke objek lain untuk melakukan intruksi. Method terbagi menjadi 2 jenis, Method void dan Method nonvoid, Method void artinya method yang tidak mengembalikan nilai. Method nonvoid sebalikanya method yang mengembalikan nilai. contoh method void seperti : public static void main(String[] args).
Encapsulation adalah pembungkus, pembungkus disini dimaksudkan untuk menjaga suatu proses program agar tidak dapat diakses secara sembarangan atau di intervensi oleh program lain.
Inheritance adalah pewarisan yang artinya sebuah class dapat mewarisi atribut dan method dari class lain.
Polymorism suatu aksi yang memungkinkan pemrogram menyampaikan pesan tertentu keluar dari hirarki objeknya, dimana objek yang berbeda memberikan tanggapan/respon terhadap pesan yang sama sesuai dengan sifat masing-masing objek.
E). Modifier

Modifier merupakan sebuah ijin hak akses  untuk penggunaan suatu atribut atau method pada suatu package dan class. Terdapat 4 jenis modifier yaitu public, private, protected dan no modifier, contoh seperti gambar berikut :

Public kelas, method maupun atribut yang mempunyai akses modifier public dapat diakses dari manapun dan oleh kapanpun.
Protected atribut dan method yang mempunyai akses modifier protected, artinya bahwa atribut dan method tersebut dapat diakses oleh kelas yang sama, package yang sama dan kelas turunan(subclass).
Private atribut dan method yang mempunyai akses default, artinya bahwa atribut dan method tersebut hanya dapat diakses oleh clas yang sama.
No modifier atribut dan method yang mempunyai akses default, artinya bahwa atribut dan method tersebut dapat diakses oleh kelas yang sama dan package yang sama.





A .BELAJAR NETBEANS DASAR - PROGRAM PERTAMA HELLO WORD

1. Buka aplikasi netbeans yang sudah kalian install sebelumnya, yang berada di desktop dengan double klik, berikut tampilan splashscreen saat menjalankan netbeans.



2. Tunggu hingga loading selesai, lama cepatnya tergantung spek laptop/pc kalian, kalau sudah selesai tampilannya seperti ini.



3. Setelah masuk ke netbeans, silahkan buat project baru. Dengan cara masuk ke bagian menu bar (berada dibagian pojok kiri atas yang dilingkari merah) Klik [File] -> [New Project]. Untuk lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini.



4. Selanjutnya pada bagian Categories pilih Java dan pada bagian Projects pilih Java Applications kemudian klik next.



5. Setelah itu akan tampil menu popup, gantilah Project Name menjadi Latihan1 seperti gambar di bawah ini.



Dibagian Project Name disarankan untuk tidak memakai spasi tapi gunakanlah underscore(_) untuk memisahkan antar kata pada kolom Project Name tersebut.
Kalian bebas untuk menyimpan file project di mana saja. Sebaiknya simpan di direktori lain (bukan direktori default yang diberikan netbeans) dan beri nama folder seterah kalian agar project tersebut dapat dipakai lagi untuk belajar.

Kemudian Klik Finish.

6. Project kalian akan terbuat dan otomatis terbuka di netbeans. seperti gambar di bawah ini.



Gambar di atas menunjukan beberapa tampilan pada netbeans yang sering digunakan. Untuk lebih jelasnya silahkan tambahkan code di bawah ini kedalam blok main.

System.out.println("Hello World!");
System.out.println("Progam Pertama Saya");

Selanjutnya kalian Build dan Run Program. Mantab kalian sudah berhasil membuat sebuah project di Netbeans ^^.

Hasil dari menjalankan program di netbeans dapat dilihat di bagian Output seperti gambar dibawah ini.



7. Selesai.










B. TUTORIAL MEMBUAT MENU UTAMA DENGAN JAVA NETBEANS

Dan berikut ini adalah langkah - langkah membuat menu utama.

Langkah 1. Buka Netbeans.

Langkah 2. Setelah terbuka pilih Open Project, di sini admin menggunakan project Crud Sederhana yang sudah pernah dibuat di artikel sebelumnya, untuk pembuatan projectnya kalian bisa lihat di sini.

Langkah 3. Buat Form baru dengan nama MenuUtama, caranya klik kanan di package crud.sederhana, lalu pilih new -> JFrame Form seperti gambar berikut.





Langkah 4. Kemudian pada form design MenuUtama kita klik kanan lalu pilih Add From Pallete -> Swing Menus -> Menu Bar seperti gambar berikut.



Langkah 5. Ganti nama menu bar File dengan Master, caranya klik kanan dan pilih Edit Text seperti gambar.



Dan untuk menambahkan menu lagi kalian bisa klik kanan di menu bar dan pilih Add Menu seperti gambar berikut.



Langkah 6. Tambahkan Sub Menu untuk menu Master, caranya klik kanan pada menu Master dan pilih Add From Pallete -> Menu Item seperti gambar berikut.



Langkah 7. Ganti nama sub menunya dengan Form Mahasiswa, caranya sama seperti ganti nama menu bar, dan untuk menambahkan Sub Menu baru dibawahnya, sama seperti langkah 6.
Langkah 8. Sekarang kita coba untuk mengetesnya, jalankan dengan cara tekan Shift + F6 di keyboard, maka hasilnya akan seperti ini.



Langkah 9. Setelah selesai mendesign menu utamanya, lalu disini kita akan memberikan link sub menu Form Mahasiswa ke Form FormMahasiswa, caranya klik kanan  pada sub menu Form Mahasiswa pilih Events -> Action -> actionPerformed seperti gambar berikut.



Langkah 10. Kemudian masukan source code dibawah ini.

new FormMahasiwa().setVisible(true);

Seperti ini.



Langkah 11. Jalankan kembali project, lalu kalian pilih sub menu Form Mahasiswa, maka hasilnya akan seperti gambar berikut.



Dan jika kalian ingin projectnya di tengah seperti gambar diatas, kalian bisa baca di sini, perhatikan langkah - langkahnya pada link tersebut.

Sedikit tambahan bagi yang belum mengetahui, bagi yang sudah mengetahui lewatkan saja, di sini admin akan memberikan bagaimana caranya agar Menu Utama tampil duluan pas ketika dijalankan, biasanya kan kalo untuk menjalankan form harus di form yang bersangkutan, maksudnya ketika kita akan menjalankan Form Mahasiswa pasti harus di Form Mahasiswa kan? begitu pun sebaliknya jika kita akan menjalankan Menu Utama, kalau seperti itu caranya pasti bingung kan gimana agar Menu Utama tampil duluan? Apalagi kalau memilik form banyak pasti akan bertanya - tanya gimana agar salah satu tampil duluan seperti menu utama kan harus duluan?.

Caranya simpel kita hanya perlu menambahkan source code dibawah ini ke dalam Class project kita, kalau di tutorial ini Class CRUDSederhana,java.

// Pesan Dialog, boleh dihapus atau tidak seterah.
JOptionPane.showMessageDialog(null, "Selamat Datang", "CRUD Sederhana", JOptionPane.INFORMATION_MESSAGE);
// Link Form MenuUtama, bisa diganti dengan Form Lainnya.
new MenuUtama().setVisible(true);

Seperti gambar berikut penempatan source codenya.



Sekarang Coba Kalian jalankan, maka hasilnya yang pertama tampil adalah menu utama disertai pesan dialog terlebih dahulu.


Oke sampai disini saja tutorial pemogram menggunakan neatbeans terimakasih...


Sumber: Intika34












TATACARA INSTALASI DBMS DENGAN XAMPP

Membuat Database Dengan XAMPP Masih berada di seri artikel Cara Membuat Website . Setelah kita belajar cara menginstal XAMPP dan menjal...